Sbobet Mobile – Akibat Menembak Kader Gerindra ini Bentuk Pistol yang Disita

Sbobet Mobile – Akibat Menembak Kader Gerindra ini Bentuk Pistol yang Disita

 

Sbobet Mobile – Polisi telah menyita sebuah senjata api terkait tewasnya kader Partai Gerindra, Fernando Alan Joshua Wowor di Lipps Club Kelurahan Sukasari Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor, pada Sabtu, 20 Januari 2017.

Senjata itu dipastikan milik Brigadir Satu Achmad Ridho Sayidas Suhur yang bertugas di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. “Pistol itu senjata api perorangan polri yang dilengkapi surat-surat resmi,” kata Kabid Gakum Polda Jawa Barat Komisaris Besar Iksantyo Bagus Pramono, Ahad, 21 Januari 2018.

Iksantyo menjelaskan, senjata api jenis pistol Glock 17 Kaliber 9 milimeter itu telah disita sebagai barang bukti. Diduga pistol ini yang meletus dan merengut nyawa Fernando. Namun polisi belum memiliki kesimpulan ihwal pemicu letusan itu.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan akan meminta keterangan Briptu AR yang saat ini dirawat intensif di RS Polri Kramatjati karena kondisinya masih kritis

Glock 17 pistol paling revolusioner yang pernah diciptakan, karena mengadopsi teknologi polimer sebagai bahan baku utama dari bodi Glock. Menggunakan sistem penembakan Double Action, dengan kaliber peluru 9mm dan kapasitas peluru mencapai 17 butir. Pistol ini sempat diterpa gosip bahwa pistol ini tidak bisa dideteksi oleh metal detektor, namun gosip tersebut tidak terbukti benar.

Sbobet Mobile

Sambil menunggu Achmad Ridho pulih, polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Selain itu, penyidik juga mempelajari rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian. “Kami ingin tahu persis dari lokasi mana penembakan itu,” kata Iksantyo.Iksantyo menegaskan tidak akan buru-buru menyimpulkan siapa pelaku dalam kejadian ini. Sebab berdasarkan keterangan saksi, senjata itu meletus saat terjadi perkelahian dan pergumulan. Sehingga belum jelas betul apakah senjata itu memang sengaja diletuskan atau tidak. “Intinya kami belum tahu masalahnya apa,” ujar dia. “Pasti terjadi sesuatu, tidak mungkin langsung ada perkelahian, bahkan calon istri Briptu AR pun menjadi korban penganiayaan.”

Sejumlah saksi mengatakan, insiden yang menewaskan kader Partai Gerindra itu dipicu oleh rebutan tempat parkir. Fernando dan teman-temannya menggunakan mobil sedangkan Achmad Ridho mengendarai sepeda motor besar. Karena saat itu hanya ada satu tempat parkir yang kosong, mereka saling berebut dan sama-sama merasa berhak atas tempat itu.

Sbobet Mobile – Akibat Menembak Kader Gerindra ini Bentuk Pistol yang Disita

Posted By

Sbobet Mobile

 

Real Money Poker – Karna Bercanda Saat Menyebrang Bocah SMP Tertabrak Transjakarta

Real Money Poker – Karna Bercanda Saat Menyebrang Bocah SMP Tertabrak Transjakarta 

 

 

Real Money Poker – Fikri (12) tewas dengan sejumlah luka parah di sekujur tubuh, setelah tertabrak Bus TransJakarta rute Ragunan-Dukuh Atas, Jumat (19/1/2018) sekitar pukul 13.30.

Tubuhnya tergeletak dengan darah yang terus mengucur di Busway Jalan Buncit Raya, Kalibata Pulo, tepatnya di seberang Masjid Assalafiyah.

Edi Surasa selaku Kasatwil Lantas  AKBP  mengatakan, pengemudi TransJakarta bernama Jahuria ketika diperiksa mengaku tidak sadar mobil yang ia kemudikan menabrak orang. Sebab, sebelumnya ia tidak melihat ada orang yang menyeberang di jalur TJ.

Jahuria sebelumnya sedang membawa penumpang dari arah Ragunan menuju arah Mampang, dengan kecepatan berkisar 30-50 kilometer per jam.

Setibanya di TKP, tiba-tiba terdengar bunyi kencang dari bodi depan sebelah kanan bus. Ia pun langsung berhenti.

“Saat berhenti, didapati korban sudah tergeletak di Jalur Busway dengan kondisi sudah meninggal dunia,” terang AKBP Surasa.

Real Money Poker

Puluhan orang segera berkerumun di lokasi kejadian. Setelah diperiksa sejenak, remaja itu telah meninggal dunia. Sejumlah warga tidak tega melihat kondisi remaja itu, bagian kepalanya terus mengucurkan darah.

Korban yang masih mengenakan seragam sekolah sempat didiamkan di lokasi kejadian, sembari menunggu pihak kepolisian datang ke lokasi. Warga menutupi jenazah dengan plastik dan sajadah berwarna hijau.

” Setelah itu korban selanjutnya dibawa ke RSCM untuk dilakukan VER,” imbuh Surasa.

Fikri tercatat sebagai siswa SMP 124 Bangka. Ia baru selesai sekolah dan hendak pulang ke rumahnya di bilangan Pejaten Barat.

Edi (32), warga di lokasi kejadian menyatakan, sebelumnya Fikri terlihat bercanda dengan sejumlah rekannya saat menyeberang jalan.

“Dia tadi kejar-kejaran sambil bercanda dengan temannya. Mungkin dia enggak lihat-lihat waktu mau nyeberang jalur busway, sehingga dia tertabrak. Tadi dia meninggal di lokasi dengan kepala pecah.

Real Money Poker – Karna Bercanda Saat Menyebrang Bocah SMP Tertabrak Transjakarta

Posted By

Real Money Poker

Real Money Poker – Karna Dicemburui Sang Suami Ibu ini Bunuh 3 Anaknya

Real Money Poker – Karna Dicemburui Sang Suami Ibu ini Bunuh 3 Anaknya

 

Real Money Poker – ESA (26), ibu kandung yang mengajak tiga anaknya bunuh diri tenggak racun serangga telah ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus ini.

Status tersangka terhadap warga Dusun Sambilanang, Desa Karobelah, Mojoagung, Jombang itu diambil setelah polisi memeriksa Evy serta melihat hasil otopsi.

Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto, menjelaskan, dalam pemeriksaan, Evy mengaku membawa anaknya ke kamar mandi sekitar pukul 21.00 WIB.

Selanjutnya, pelaku memasukkan anaknya yang ketiga atau paling kecil ke dalam bak kamar mandi.

Hal ini cocok dengan hasil otopsi dari tim medis yang tidak menemukan racun serangga di tubuh korban.

Namun yang ditemukan hanya air. Dan hasil di penyelidikan, polisi menemukan hanya anak korban paling kecil yang tidak berbusa mulutnya.

Real Money Poker

Setelah itu, anak yang pertama dan kedua dicekoki racun serangga secara bergantian.

Setelah ketiganya tewas, ESA ikut meminum racun serangga yang sudah disiapkan.

“Setelah melihat kronologi dan keterangan saksi-saksi maka ibu E (Evy) kita kenakan pasal pembunuhan,” jelas Kapolres Agung Marlianto kepada SURYA.co.id, Rabu (17/1).

Agung menambahkan, motif perbuatan ini karena pelaku kecewa terhadap suaminya, Fakihudin, yang cemburuan.

Bahkan sang suami mencurigai anak kedua dari ESA bukanlah darah dagingnya.

“Itu hasil penyidikan sementara. Masih kami kembangkan terus,” pungkasnya.

Terlepas dari hasil penyidikan tersebut, masih terselip satu misteri besar di balik keputusan ESA melakukan bunuh diri mengajak anaknya.

Sebab, sehari sebelum peristiwa berdarah itu, ESA menerima tamu di rumahnya.

Hal ini diungkapkan warga setempat yang ditemui Surya, Selasa (16/1).

“Sehari sebelumnya konon ada tamu, tetapi warga tidak tahu tamu dalam urusan apa? Tahu-tahu, tadi malam (Senin malam) ibunya berteriak minta tolong, katanya ada ular dalam kamar mandi,” kata warga yang enggan namanya disebut.

Apa maksud kedatangan tamu ini dan isi pembicaraannya, hingga kemarin belum terkuak.

Yang jelas, sehari setelah kedatangan tamu tersebut ESA nekat mengakhiri hidupnya mengajak ketiga anaknya.

Ironisnya, nyawa ESA justru tertolong, sementara ketiga anaknya meninggal dunia.

Ketiganya ditemukan bersama ibunya, yang masih bernapas namun dalam kondisi kritis.

Di samping para korban, terdapat botol racun serangga Baygon.

Ketiga bocah yang tewas itu SA (7), BV (4) dan UF (4 bulan).

 

Real Money Poker – Karna Dicemburui Sang Suami Ibu ini Bunuh 3 Anaknya

Posted By

Real Money Poker

 

 

 

Poker Websites – Sepasang Kekasih Tewas di Pantai Sang Mantan Terpukul

Poker Websites – Sepasang Kekasih Tewas di Pantai Sang Mantan Terpukul

 

Dedy Suriadi dan Eka Darmayanti, sepasang kekasih, ditemukan tewas setelah terempas dan terseret arus saat swafoto di Pantai Telawas di Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (14/1/2018).

Keduanya ditemukan tewas dalam waktu yang berbeda. Jasad Eka ditemukan pada hari Minggu, sedangkan jenazah Dedy baru ditemukan pada 16 Januari 2017.

“Seumpama keranda jenazah itu bisa saya pikul sendiri, saya bersedia mengusungnya sendiri,” ungkap Marwan Sugandi saat mengantar jenazah Eka, mantan kekasihnya, ke pemakaman umum di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Senin (15/1/2018).

Eka adalah mahasiswi semester 5 jurusan D3 Perpajakan Universitas Mataram dari Dusun Karang Daye, Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, yang menjadi korban ganasnya empasan ombak Pantai Telawas bersama kekasihnya, Dedy, saat keduanya melakukan swafoto di bebatuan yang kerap diempas gelombang.

Marwan mengaku sangat sedih karena baginya Eka adalah sosok yang spesial. Meski sudah mantan, hubungan mereka selama lima tahun membekas dalam baginya.

Poker Websites

Di mata Marwan, Eka adalah sosok perempuan yang setia, baik, penyabar, periang dan tidak suka diduakan. Eka juga orang yang to the point menunjukkan perasaannya, rasa sayang maupun cemburu.

“Dulu, kalo dia melihat saya dekat dengan perempuan lain, dia pasti meminta penjelasan ke saya. Biar semua jelas, biar hubungan kami jelas,” ujar lelaki 22 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai polisi.

Marwan mengenang perhatian Eka kepada dirinya. Dia mengaku, Eka sering menjenguknya, ketika sedang menjalani pendidikan di Polda Mataram dan mengantarkan marwan nasi dan mencuci pakaiannya. Menurut Marwan, Eka juga sangat suka jalan-jalan.

“Eka itu cewek yang senang diajak liburan, tetapi ketika liburan sama saya, saya dan dia hanya pergi ke tempat-tempat biasa saja, seperti Pantai Ampenan, Air Terjun Benang Setukel dan Taman Narmada. Tapi itu pun jarang-jarang,” kata Marwan.

Belakangan, Eka semakin intens jalan-jalan setelah menjalin hubungan asmara atau berpacaran dengan Dedy. Dedy memang senang menjelejah tempat-tempat wisata yang sedang populer.

“Setelah berpacaran dengan Dedy Suriadi. Hampir setiap hari libur, Eka pergi ke destinasi wisata yang tengah booming saat ini dengan Dedy,” tutur Nanang (24), sepupu Eka Darmayanti.

Setelah hilang pada Minggu (14/1/2018), jenazah Dedy baru ditemukan pada hari Selasa sekitar pukul 08.00 Wita. Tangis histeris keluarga pecah ketika mobil Basarnas yang membawa korban sampai di rumah duka.

Keluarga korban tidak mengizinkan pelayat melihat kondisi jenazah karena kondisi jenazah yang sudah terendam selama 3 malam di air laut.

Upacara pemakaman Dedy dilakukan secepat mungkin di pemakaman umum Desa Kawo pada pukul 12.00 Wita. Dia dimakamkan di pemakaman yang sama dengan kekasihnya, Eka, meski selisih waktu sehari.

Kerabat, teman kuliah dan teman SMA ikut menghadiri pemakaman Dedy.

Poker Websites – Sepasang Kekasih Tewas di Pantai Sang Mantan Terpukul

Posted By

Poker Websites

 

Poker Terbaru – Hina Presiden Jokowi di Facebook, Siswa SMK ini Divonis 1.5 Tahun Penjara

Poker Terbaru – Hina Presiden Jokowi di Facebook, Siswa SMK ini Divonis 1.5 Tahun Penjara

Poker Terbaru – MFB, remaja yang menjadi terdakwa penghina Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, divonis 1,5 tahun penjara dalam sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (16/1/2018).

Selain itu, MFB juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 10 juta subsider satu bulan kurungan.

“Terdakwa melanggar Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 27 Ayat (3) UU RI No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” kata Ketua Majelis Hakim, Wahyu Prasetyo Wibowo di Ruang Cakra IV PN Medan.

Setelah mendengar pembacaan vonis hakim itu, MFB mengaku menerima hukuman yang diberikan kepadanya.

Poker Terbaru

Sementara itu, vonis yang diberikan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Raskita JF Surbakti. JPU menuntut terdakwa 2 tahun penjara.

“Terdakwa MFB juga dikenakan denda sebesar Rp 10 juta subsider 3 bulan kurungan,” kata Raskita beberapa waktu lalu.

Kasus ini mencuat setelah postingan MFB di akun Facebook bernama Ringgo Abdillah mendapatkan tanggapan serius dari seorang anggota polisi dan dilaporkan ke Polrestabes Medan.

Pada 9 Agustus 2017 lalu, MFB dijemput oleh polisi dari rumah orangtuanya di Jalan Bono, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur. Polisi menyita sejumlah barang bukti yang digunakan Farhan untuk menghina Presiden dan Kapolri.

Saat diperiksa di Pengadilan, MFB mengaku melakukan penghinaan terhadap pimpinan negara dan Polri itu dilatarbelakangi kekesalannya atas kebijakan pemerintah, mulai dari masalah kenaikan harga pangan, tingginya angka pengangguran hingga impor bahan pangan dari luar negeri.

Poker Terbaru – Hina Presiden Jokowi di Facebook, Siswa SMK ini Divonis 1.5 Tahun Penjara

Posted By

Poker Terbaru 

 

Oline Cash Poker – Daftar-Daftar Korban Dari Ambruknya Gedung BEI

Oline Cash Poker – Daftar-Daftar Korban Dari Ambruknya Gedung BEI

Oline Cash Poker – Salah satu korban luka akibat selasar lantai 1 tower II Bursa Efek Indonesia, Sudirman, Jakarta Selatan, ambruk, tengah hamil 32 minggu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menerangkan, salah satu korban dari 77 korban tengah hamil.

“Salah satu korban bernama Nova, 23 tahun, sedang hamil 32 minggu. Saat ini korban telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan,” ujar Argo, Senin (15/1/2018).

Sedangkan, korban bernama Jonathan (22) dan Angga, telah dipulangkan dan hanya menjalani rawat jalan.

Sedangkan empat pasien lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Argo mengatakan, pihak kepolisalian terus berusaha mendata korban yang terluka akibat runtuhnya atap gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Sejauh ini total ada 77 korban akibat insiden itu.

“Sementara ada 77, tersebar di empat rumah sakit. Ada di RSPP, Siloam, Mintohardjo dan RS Jakarta,” ujar Argo.

Oline Cash Poker

Jumlah itu kata dia bisa bertambah. Mengingat proses evakuasi dan pendataan masih berlangsung. “Nanti akan kami update lagi,” imbuh dia.

Berikut daftar korban yang dirawat di rumah sakit:

1.Ny. Frediccia S, RS MRCCC
2.Tn. Yudistira RS MRCCC
3. Ny. Yuliana, RS MRCCC
4. Nike, RS MRCCC
5. Ny. Hanyani, RS MRCCC
6. Tn. Jordan, RS MRCCC
7. Febriyanti, RS MRCCC
8. Ny. Dahlian Aritonang, RS MRCCC
9. Nora, RS MRCCC
10. Bella Ayu, RS MRCCC
11. Rahayu S, RS MRCCC
12. Ny. Riska Herdiana, RS MRCCC
13. Ny. Ria Maria,RS MRCCC
14. Nina yudisia, RS MRCCC
15. Ny. Bella Adelia, RS MRCCC
16. Wida Riyanti, RS MRCCC
17.Ny. Suci Maulida, RS MRCCC
18. Ny. Wanda Lestari, RS MRCCC
19. Bunga Febby, RS MRCCC
20. Ny. Tiara Indah Sakti, RS MRCCC
21. Teti R Siahaan, RS MRCCC
22. Ny. Regina, RS MRCCC
23. Ny. Nilrah, RS MRCCC
24. Ny. Dedrit Sepriata, RS MRCCC
25. Tn. I Gusti Ngurah, RS MRCCC
26. Ny. Nina Meidania, RS MRCCC
27. Ny. Elise Lilasari, RS MRCCC
28. Ny. Diana Febrianti, RS MRCCC
29. Ny. Alvita P, RS MRCCC
30. Widar Yanti, RS MRCCC
31. Tn. Roby Meidiansyah, RS MRCCC
32. Ny. Dea, RS MRCCC
33. Ny. Sylvia, RSPP
34. Tn. Imanuel, RSPP
35. Tn. Jonathan, RSPP
36. Tn. Daru, RSPP
37. Ny. Siti Latifah, RSPP
38. Tn. Angga, RSPP
39. Ny. Nova, RSPP
40. Desi Agustin, RSAL Mintoharjo
41. Miranda, RSAL Mintoharjo
42. Firda, RSAL Mintoharjo
43. Siti Nurhanifa, RSAL Mintoharjo
44. Indah, RSAL Mintoharjo
45. Meli Anjani, RSAL Mintoharjo
46. Sandra, RSAL Mintoharjo
47. Fransisca, RSAL Mintoharjo
48. Oktarina Sarah,RSAL Mintoharjo
49. Indah Yulianti, RSAL Mintoharjo
50. Kiki, RSAL Mintoharjo
51. Gita, RSAL Mintoharjo
52. Desvahera, RSAL Mintoharjo
53. Karmeta, RSAL Mintoharjo
54. Dita, RSAL Mintoharjo
55. Apriyani, RSAL Mintoharjo
56. Deka, RSAL Mintoharjo
57. Ny. Siti Nurhayati,RSUD Tarakan
58. Yunita, RS Jakarta
59. Kartika Agustina, RS Jakarta
60. Efi tri Wahyuni, RS Jakarta
61. Mirza, RS Jakarta
62. Ayu Rika, RS Jakarta
63. Pradita Amelia,RS Jakarta
64. Rike Damayanti, RS Jakarta
65. Rika Rosari, RS Jakarta
66. Cindy Napia, RS Jakarta
67. Morel, RS Jakarta
68. Ira, RS Jakarta
69. Mustika Wilandari, RS Jakarta
70. Arian Pradana, RS Jakarta
71. Mona, RS Jakarta
72. Fitria Anggraini, RS Jakarta
73. Kilun Haneti, RS Jakarta
74. Nurhafiza, RS Jakarta
75.Nur dwi Halima, RS Jakarta
76. Suci Wulandari, RS Jakarta
77. Irtha, RS Jakarta

Oline Cash Poker – Daftar-Daftar Korban Dari Ambruknya Gedung BEI

Posted By

Oline Cash Poker 

Play Casino Online – Siswa SMA Gantung Diri Karena Tekanan Ini

Play Casino Online – Siswa SMA Gantung Diri Karena Tekanan Ini

 

Play Casino Online –  Tri Tunggal Sampurno (17), siswa kelas 1 SMAN 1 Cisarua, Lembang, ditemukan tewas gantung diri di kayu plafon kamar tidur kediamannya di Kampung Kancah, RT 01/14, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (13/1/2018).

Hingga hari kedua, suasana duka masih menyelimuti keluarga korban, bahkan orangtua dari siswa yang lain masih berdatangan untuk melayat ke rumah duka.

Raut wajah ibu korban, Tatun (42) masih tampak sedih, kedua matanya masih berkaca-kaca tak kuasa anak ketiganya yang dikenal pendiam, namun rajin itu telah meninggal.

Ayah korban Kuatno (44) menceritakan, kejadian tersebut berawal saat anaknya yang bungsu, Gampang Hartawan (6,5) menemukan korban telah tergantung kaku dan membiru di plafon kamar tidur dengan tinggi sekitar 2,5 meter.

Leher korban terikat dengan kain samping batik warna biru dan di bawahnya terdapat kursi.

Kuatno mengatakan, kejadian tersebut diduga karena korban tertekan oleh sikap teman-temannya di sekolah yang kerap menyuruhnya untuk mengerjakan tugas ataupun PR (pekerjaan rumah) dan itu sering terjadi.

Play Casino Online

Sehingga, sejak anaknya itu masuk SMA, korban kerap mengeluh banyak tugas dan kerap sibuk mengerjakan tugas-tugasnya itu di kamar.

“Masalahnya sedikit, semacam ketika kerja kelompok kebanyakan tugasnya dikerjakan oleh anak saya sendiri. Mungkin itu jadi beban,” ujar Kuoatno saat ditemui Tribun Jabar di rumah duka, Minggu (14/1/2018).

Menurutnya, ketika korban mengerjakan tugas, anak ketiga dari empat bersaudara itu seolah ikhlas namun menjadi beban.

“Saya menganggap itu masalah kecil, makanya saya sebelumnya tidak ada kecurigaan terhadap dia, ataupun pihak sekolah, masa sih anak saya senekat itu,” katanya.

Namun, atas peristiwa tersebut keluarga korban menganggap sebagai musibah dan tidak ingin memperpanjang masalah tersebut dengan pihak sekolah.

Play Casino Online – Siswa SMA Gantung Diri Karena Tekanan Ini

Posted By

Play Casino Online

Online Cash Poker – Kronologi Penangkapan Iwan Maulana Si Pembunuh Satu Keluarga

Online Cash Poker – Kronologi Penangkapan Iwan Maulana Si Pembunuh Satu Keluarga

Online Cash Poker – Penemuan ketiga jenazah di dalam ruko di Dusun Pocut, Meurah Inseun, Gampong Mulia, Aceh Senin (8/1/2018) membuat pihak kepolisian bekerja cepat. Setelah mengumpulkan sejumlah informasi, kecurigaan polisi mengarah pada sosok Ridwan Maulana alias Iwan Maulana (22) yang tak lain adalah salah satu pekerja di rumah korban, Asun.

Pria asal Desa Paya Seumantok, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya itu, akhirnya ditangkap pihak kepolisian di Bandara Kualanamu, Medan.

Berikut kronologi penangkapan Ridwan

1. Diburu sejak dini hari

Senin (8/1/2018) warga Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh digegerkan dengan temuan mayat tiga orang di dalam sebuah ruko di dusun Pocut Baren. Setelah melapor ke pihak polisi, personel Sat Reskrim Polresta Banda Aceh pun langsung ke lokasi kejadian. Tiga mayat kemudian ditemukan di dalam ruko itu dalam keadaan sadis, bersimbah darah.

Polisi melakukan identifikasi, proses evakuasi baru dilakukan beberapa jam kemudian, tepatnya pada pukul 03.00 WIB, Selasa (9/1/2018).  Sedangkan beberapa personel polisi lainnya, langsung bergerak memburu pelaku. Malam itu juga, pada dini hari, polisi memburu Ridwan, ia langsung diketahui polisi sebagai pelaku atas penyelidikan polisi yang ekstra cepat.

2. Menghilang dari kontrakannya

Sejak awal, polisi sudah menaruh curiga kepada Ridwan. Sebab, setelah dilakukan penyelidikan, ia adalah salah satu orang yang bekerja di tempat korban. Polisi disebut-sebut sempat mencari Ridwan ke kontrakannya, namun Ridwan sudah lebih duluan menghilang. Sehari setelah ketiga mayat ditemukan dalam ruko, hanya Ridwan yang tidak datang saat dipanggil polisi. Sedangkan dua temannya yang juga bekerja di tempat Asun, datang saat dipanggil polisi. Berbekal informasi itulah, tim khusus yang dibentuk Polresta Banda Aceh dan Polda Aceh langsung memburu tersangka.

3. Bawa lari sepmor korban

Usai membunuh ketiga korban dengan cara sadis, Ridwan juga membawa kabur sepeda motor (sepmor) milik korban. Sepmor jenis Scoopy itu ditinggalkan Ridwan di parkiran RSU Cut Nyak Dhien Meulaboh, hinggar personel Polres Aceh Barat mengamankannya. Dalam pengejarannya oleh polisi, Ridwan sempat dilacak berada di kawasan Aceh Barat. Polisi sejak Selasa (9/1/2018) langsung tiba ke lokasi yang ditengarai disinggahi oleh pelaku, namun Ridwan tak lagi berada di situ.

“Kemudian kita dapat informasi bahwa pelaku sudah di wilayah Blangpidie, Aceh Barat Daya, kita langsung melakukan pengejaran. Sampai di Blangpidie, kita dapat informasi bahwa yang bersangkutan sudah menuju ke Medan dan sekitar pukul 12.00 WIB kita melanjutkan pengejaran lagi ke Medan,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Taufiq SIK.

Artinya, Ridwan sempat dua kali lolos atau raib dari pantauan dan pengejaran pihak kepolisian.

Online Cash Poker

4. Travel umum

Setelah dilacak berada di Blang Pidie, Abdya, polisi pun langsung menuju ke sana untuk memburu pelaku. Namun, kalah cepat, Ridwan ternyata sudah meninggalkan Abdya, dia menggunakan jasa travel umum menuju ke Sumatera Utara.

5. Sampai ke Sumatera Utara

Ridwan melarikan diri ke Medan, Sumatera Utara pada Selasa (9/1/2018). Diperkrakan ia tiba Selasa malam dengan niat ingin bersembunyi atau melarikan diri ke lokasi yang lebih jauh lagi.

6. Ditangkap dalam 48 jam

Ridwan berhasil diringkus kurang lebih dalam waktu 48 jam, sejak penemuan tiga mayat korban pembunuhannya di Gampong Mulia, Senin (8/1/2018) malam.

7. Dibekuk personel gabungan

Rabu (10/1/2018) personel Polresta Banda Aceh, Polda Aceh, dibantu personel Polres Deli Serdang, Sumatera Utara, berhasil menciduk Ridwan di Bandara Kualanamu. Ia ditangkap personel gabungan, tanpa perlawanan. Pengejaran dan penangkapan itu dipimpin Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP M Taufiq SIK.

8. Bingung mau ke mana

Saat dibekuk di Bandara Kualanamu, Ridwan bingung mau ke mana, namanya juga tidak tercantum dalam manifes nama penumpang pesawat yang akan terbang.

“Di tangannya nggak ada tiket, dia bingung mau ke mana, dan langsung saja ditangkap oleh personel,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Mishabul Munauwar.

9. Proses pemulangan dua kali ditunda

Ridwan diberangkatkan ke Banda Aceh dari Medan menggunakan pesawat komersil. Proses pemulangan Ridwan sempat ditunda dua kali, pertama dijadwalkan pukul 07.50 WIB pada Kamis (11/1/2018) namun harus ditunda ke pukul 09.30 WIB.

Jadwal kedua itu juga tertunda lagi. Hingga akhirnya, Ridwan baru diberangkatkan pada pukul 14.00 WIB. Setiba di Bandara SIM Blangbintang Aceh Besar, Ridwan dikeluarkan dari pintu belakang, para wartawan yang telah menunggu sempat kecewa.

Online Cash Poker – Kronologi Penangkapan Iwan Maulana Si Pembunuh Satu Keluarga

Posted By

Online Cash Poker

Nama Judi Online – Mahasiswa Yang Melakukan Penganiayaan Hingga Tulang Patah

 

Nama Judi Online –  Mahasiswa Yang Melakukan Penganiayaan Hingga Tulang Patah

Nama Judi Online – Polisi akhirnya meningkatkan status penanganan kasus penganiayaan mahasiswa di Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) dari penyelidikan ke penyidikan. Polisi juga sudah menetapkan tiga mahasiswa sebagai tersangka, yaitu Haidar (23), Arfan (21), dan Abdurrahman (22).

Sebelumnya, polisi mempertemukan antara korban dan pelaku pada Selasa, 9 Januari 2018. Dari hasil konfrontasi itulah, polisi meningkatkan status hukum kasus tersebut menjadi penyidikan. Saat ini, ketiga tersangka ditahan di rumah tahanan (rutan) Mapolres Brebes, Jawa Tengah.

Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Arwansa mengungkapkan, para pelaku dijerat Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan. Para penganiaya itu terancam hukuman maksimal selama sembilan tahun penjara.

“Para pelaku telah menganiaya korban hingga terluka parah,” ucap Arwansa kepada Liputan6.com, Kamis (11/1/2018).

Adapun terkait kemungkinan adanya tersangka lainnya, Arwansa belum bisa memastikan. Yang jelas, kepolisian saat ini masih terus mendalami kasus ini. “Masih kami dalami lagi kemungkinan adanya tersangka lainnya,” kata dia.

Nama Judi Online

Kendati demikian, pihaknya memastikan tersangka penganiayaan merupakan mahasiswa UKM Mapala UPB. “Tiga tersangka ini memiliki peran masing-masing. Mereka melakukan penganiayaan kepada korban hingga menyebabkan luka parah,” ucapnya.

Sebelumnya, nasib pilu dialami Muhammad Sukron Ma’mun (19), mahasiswa semester awal Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Brebes, Jawa Tengah.

Ia diduga dikeroyok sejumlah mahasiswa anggota Mapala di sebuah ruangan tertutup di lingkungan kampus. Korban yang juga warga Dukuhturi, Bumiayu itu sempat pingsan karena hantaman pukulan ke arah kepala, kaki, hidung, bibir, dan badan korban.

Selain itu, tulang belikat dada kanan Sukron patah, tulang hidung bergeser, dan dahi kiri mengalami luka bakar karena disundut rokok. Hingga kini, tangan kanan korban masih diperban.

Ia mengatakan, kejadian bermula saat dirinya mengkritisi mahasiswa anggota Mapala kampus yang dinilainya tak memiliki program kerja yang jelas.

Ia mengatakan, kejadian bermula saat dirinya mengkritisi mahasiswa anggota organisasi intrakampus yang dinilainya tak memiliki program kerja yang jelas melalui aplikasi percakapan WhatsApp kepada seorang teman kampusnya. Kemudian, kritikan itu di-screenshoot oleh teman perempuannya yang memberikannya kepada anggota organisasi.

“Mereka enggak terima dengan kritikan saya itu. Saya dipanggil untuk menemui mereka di ruang sekretariat. Di sana, saya bermaksud minta maaf dan mengakui jika perkataan saya ada yang salah,” ucap M Sukron Maimun, Selasa, 9 Januari 2018, di Mapolres Brebes.

Akan tetapi, niat meminta maaf kepada anggota organisasi kampus itu malah berujung penganiayaan. Pertama, lanjut dia, ia mengaku kepalanya dipukul sebanyak tiga kali. Belum puas, dahinya dicolok rokok yang baranya masih menyala.

“Orangnya seingat saya lima orang, tapi mungkin bisa lebih. Saat dipukul, kedua tangan saya dipegangi mereka. Karena saya pingsan setelah dipukuli. Enggak tahu pas sadar saya tergeletak di ruang sekretariat,” katanya.

Mahasiswa jurusan ilmu komunikasi itu berujar, sempat mendapatkan ancaman akan dibunuh oleh para penganiayanya jika menceritakan hal itu kepada orang lain.

“Setelah kejadian itu, sempat melapor ke Polsek Paguyangan. Beberapa saksi juga sudah dipanggil polisi. Katanya saat ini, kasus ditangani pihak Polres Brebes,” ujarnya.

Ia memperkirakan penganiayaan terjadi sekitar pukul 11.00-15.00 WIB. Ada empat jam Sukron berada di ruang sekretariat. “Salah satu pelaku bahkan sempat berencana menjatuhkan Sukron dari motor. Kemungkinan untuk menutupi peristiwa dan luka yang ada di tubuhnya,” kata Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Arwansa.

Sukron melaporkan kejadian itu didampingi oleh tantenya, Divia Nurul Janah. Ia mengatakan awalnya Sukron tak menceritakan penganiayaan yang dialaminya di kampus kepada keluarga. Namun, keluarga curiga karena korban pulang dengan penuh luka.

“Sukron ketika pas pulang ke rumah pada Senin biasa saja, tidak cerita. Kebetulan pribadinya juga pendiam,” ucap Divia.

Dia mengungkapkan baru dua hari kemudian, Sukron terbuka perihal pukulan yang diterimanya dari anggota sebuah organisasi intrakampusnya. “Sukron baru mau cerita pada hari Rabunya dan langsung laporkan ke yayasan,” katanya.

Dari keterangan korban, kata dia, terungkap sebelum dipukul, Sukron sempat dicolok rokok dan wajahnya disiram kopi panas. Merasa belum puas, para penganiaya itu menginjak punggung Sukron.

Pihak keluarga, kata dia, pun mendesak untuk mengumpulkan para pelaku penganiayaan. Oleh keluarga dan yayasan kampus, seluruh pelaku kemudian dikumpulkan di kampus untuk dimintai keterangan.

“Salah satu pelaku H dengan mengangkat tangan dan suara lantang mengakui bahwa dia yang menyundut Sukron. Seperti tidak merasa berdosa,” ucapnya kesal.

Sukron sempat diperiksa ke RSUD Bumiayu. Terungkap, sementara punggungnya mengalami retak. “Setelah mendengar keterangan Sukron kami langsung melaporkan ke kepolisian.

Nama Judi Online –  Mahasiswa Yang Melakukan Penganiayaan Hingga Tulang Patah

Posted By

Nama Judi Online

Live Poker – Tega!! Sang Ayah Menganiaya Bayinya Hingga Tewas

Live Poker – Tega!! Sang Ayah Menganiaya Bayinya Hingga Tewas

Live Poker – Penganiayaan terhadap anak yang dilakukan oleh ayah kandung hingga menyebabkan tewasnya sang anak terjadi di Surabaya. Pelakunya bernama Panji Ardi Saputro (34).

Pelaku penganiayaan yang merupakan warga Ploso Timur VI A, Tambak Sari, Surabaya, Jawa Timur ini akhirnya ditangkap Satuan Resort Kepolisian Sektor (Polsek) Tambaksari, Surabaya.

Kompol Lili Djafa Kasubag Humas Polrestabes Surabaya mengatakan Polsek Tambaksari Surabaya mengungkap dugaan kasus pembunuhan bayi bernama Gio Rosid Mawardi.

Saat ditemui di Markas Komando Kepolisian Sektor Tambaksari, Kapolsek Tambaksari Kompol Prayitno, membenarkan bahwa telah terjadi dugaan penganiayaan balita hingga menyebabkan kematian.

“Kejadiannya kemarin sore Jam 16.00, saat itu istri tersangka ini sedang kerja dan si bayi ini diasuh oleh tersangka sendiri,” kata Kompol Prayitno Kapolsek Tambaksari, Rabu, 10 Januari 2018.

Live Poker

Prayitno menambahkan sekitar pukul 17.30 WIB datanglah bibinya Gio yang ingin menjenguk keponakannya. “Saat itu tiba-tiba justru bibi bayi ini terkejut melihat keponakannya sudah tergeletak di ruang tamu rumah tersangka dengan luka dan sudutan rokok,” imbuh Prayitno.

Seketika itu juga bibi bayi Gio keluar rumah dan menelepon kakaknya agar segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

“Justru yang terjadi malah adu mulut dengan tersangka. Hingga akhirnya massa di sekitar juga sempat emosi mengamankan tersangka saat anggota kami berada di tempat kejadian, dan tersangka ini kami jerat pasal UU perlindungan Anak pasal 80,” kata Kapolsek Tambaksari.

Setelah pelaku diamankan polisi, sebagian warga dan polisi membawa korban Gio Rosid Mawardi yang masih berusia 17 bulan ke Rumah Sakit Universitas Airlangga, Jalan Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur.

Namun, nyawa Gio Rosid Mawardi tak tertolong saat dalam perjalanan.  Jasad Gio lalu diautopsi di RSUD dr. Soetomo.

“Temuan hasil dokter ada tulang rusuk sebelah kanan patah dan tengkorak kepala bayi retak. Rencananya, sore ini informasi dari pihak keluarga akan memakamkan jenazah di TPU Sawentar.

Live Poker – Tega!! Sang Ayah Menganiaya Bayinya Hingga Tewas

Posted By

Live Poker